Dipublikasikan: 18 September 2026 · ~278 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Coding Agent ZCode Diam-Diam Unggah Riwayat Git ke Server Luar
ZCode, coding agent berbasis model GLM, dilaporkan mengunggah riwayat Git pengguna ke server luar tanpa izin. Ini yang bikin repo lo berisiko.
Kalau lo pakai coding agent buat bantu kerjaan, ada satu kabar yang wajib lo simak. ZCode, agent coding yang dibangun di atas model GLM, dilaporkan mengunggah riwayat Git kamu ke server luar tanpa bilang apa-apa.
Ini bukan isu kecil. Riwayat Git itu nyimpen banyak hal yang seharusnya tetap privat, dan bocornya bisa ngerusak lebih dari yang lo kira.
Masalahnya bukan soal modelnya
GLM sendiri model yang cukup menarik dan sering jadi alternatif open source. Tapi persoalan di ZCode bukan soal kualitas modelnya, melainkan perilaku aplikasinya. Riwayat Git bukan cuma log commit biasa.
Di dalamnya ada nama repo, struktur proyek, pesan commit, sampai potongan kode atau kredensial yang mungkin gak sengaja ikut ke-commit. Semua itu bisa jadi informasi berharga di tangan yang salah.
Kenapa ini bahaya buat developer
Bayangin lo kerja di sebuah startup dan repo lo isinya produk yang belum rilis. Kalau riwayat Git lo keluar, arah pengembangan lo bisa dibaca orang lain. Lebih parah kalau ada API key atau secret yang pernah nyangkut di commit lama.
Efeknya bisa jauh lebih mahal dari sekadar bocornya kode. Kredensial yang bocor bisa dipakai buat masuk ke sistem lain, dan itu mimpi buruk buat tim mana pun.
Coding agent memang bikin kerjaan lebih cepat, dan itu bagus. Tapi kecepatan tanpa kontrol cuma mindahin risiko ke tempat yang gak lo lihat. Pilih tool dengan sadar, batasi aksesnya, dan jangan pernah anggap repositori lo sebagai sesuatu yang aman secara default.
Sumber: ZCode, the GLM coding agent, silently uploads your Git history