Dipublikasikan: 27 September 2026 · ~284 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Setelah 40 Tahun, Excel Akhirnya Bisa Simpan List dan Array dalam Satu Sel
Excel akhirnya nambahin list dan array native di dalam sel. Fitur yang ditunggu puluhan tahun ini bakal ngubah cara lo ngolah data di spreadsheet.
Selama 40 tahun, satu sel Excel cuma bisa nyimpen satu nilai. Itu aturan yang udah mendarah daging buat siapa pun yang pernah kerja dengan spreadsheet. Sekarang Microsoft akhirnya mecahin batasan itu.
Fitur baru ini nambahin list dan array langsung di dalam sel. Kelihatannya sepele, tapi buat orang yang tiap hari ngutak-ngatik data, ini perubahan besar.
Apa yang baru
Lo bisa bikin list lewat Insert lalu List, atau tekan Ctrl+J, terus ketik item yang dipisah koma atau titik koma sesuai setting regional lo. Klik ikonnya dan lo bakal lihat tiap nilai di dalamnya.
Kedengeran seperti trik kecil, tapi efeknya gede. Lo bisa filter berdasarkan item individual, bukan seluruh teks. Referensi ke sebuah list bakal mengembalikan semua nilainya buat dihitung. Contohnya, rumus =B2 bisa nyebar nilainya ke sel-sel terpisah.
Array yang beneran native
Buat pertama kalinya, array bisa hidup langsung di dalam sel, baik sebagai nilai maupun hasil rumus. Ukurannya bebas, bentuknya bebas, bahkan bisa nyimpen array lain di dalamnya. Hasil dari rumus yang menghasilkan spill pun bisa lo tahan di satu sel.
Ini ngubah cara orang mikir soal struktur data di Excel. Yang dulu harus dipecah ke banyak kolom, sekarang bisa dikemas lebih rapi dalam satu tempat.
Excel bukan lagi sekadar tabel nilai tunggal. Perubahan ini telat 40 tahun, tapi tetap layak disambut. Kalau lo sering ngolah data, ada baiknya mulai biasain diri dengan list dan array sekarang biar nggak ketinggalan pas orang lain udah pakai.
Sumber: After 40 Years, Microsoft Excel Will Add Single-Cell Lists and Arrays