Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 3 Oktober 2026 · ~206 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Google Ngetes Data Center AI di Luar Angkasa, Bawa TPU ke Orbit

Google ngirim satelit seukuran kulkas ke orbit. Isinya TPU buat jalanin model Gemma, bagian dari mimpi data center AI bertenaga surya di luar angkasa.

Bayangin data center AI yang nggak butuh listrik PLN, nggak ribet soal cooling, dan bisa nyedot energi matahari tanpa henti. Itu kira-kira mimpi yang lagi dites Google lewat Project Suncatcher.

Apa yang diluncurin

Google baru aja ngirim satelit prototipe seukuran kulkas ke orbit. Di dalamnya ada empat Tensor Processing Unit alias TPU, chip yang biasa mereka pakai di data center bumi. Chip itu bakal ngejalanin versi model Gemma, model open weight milik Google, buat jawab pertanyaan sederhana. Karena soal manajemen panas, tiap sesi cuma jalan 15 menit.

Kenapa taruh komputasi di luar angkasa

Di orbit, matahari tersedia terus tanpa gangguan awan atau malam. Pendinginan juga beda ceritanya dibanding di darat. Google pengin lihat gimana TPU bertahan menghadapi tekanan fisik peluncuran, radiasi, dan suhu ekstrem ruang angkasa. Satelit ini murni uji coba, belum buat produksi.

Gue nggak akan buru-buru bilang data center antariksa bakal nggantikan yang di darat. Tapi langkah Google ini bikin batas soal di mana AI boleh hidup jadi makin tipis.

Sumber: Google Tests AI Data Center In Space