Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 7 Agustus 2026 · ~322 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Kenapa Apple Berani Ban Telegram tapi Nggak X?

Telegram sempat hilang dari App Store karena konten CSAM. Pertanyaannya, kenapa Apple tegas ke Telegram tapi terkesan lembek ke X? Ini analisisnya.

Telegram sempat lenyap dari App Store selama sekitar sejam. Buat aplikasi sebesar itu, ini bukan kejadian receh, apalagi di negara kayak Indonesia yang banyak warganya manfaatin Telegram buat komunikasi yang lebih privat.

Apple akhirnya buka suara. Alasannya, ada konten CSAM yang ditemukan, dan Telegram baru balik lagi setelah konten itu dibersihkan. Tapi dari situ muncul pertanyaan yang jauh lebih menarik, kenapa Apple segampang itu nyabut Telegram, sementara X yang nggak kalah sering kena sorotan moderasi, kelihatannya aman-aman aja?

Apa yang sebenarnya terjadi

Telegram hilang dari App Store pekan ini dan baru kembali setelah sekitar sejam. Apple menyebut alasannya adalah keberadaan konten CSAM di aplikasi tersebut. Begitu kontennya dihapus, Telegram langsung dipulihkan.

Yang bikin orang geregetan, kenapa kasus kayak gini kelihatan lebih cepat ditindak ke Telegram. Padahal platform lain yang juga sering dapat sorotan soal moderasi konten, kayak X, nggak pernah sampai hilang dari toko aplikasi Apple.

Pertanyaan soal konsistensi

Apple memang punya aturan main ketat soal konten di App Store. Tapi eksekusinya sering kelihatan nggak konsisten. Telegram dipakai lebih dari 1 miliar orang, termasuk banyak yang butuh platform aman di negara dengan sensor ketat. Kalau aplikasi sebesar ini bisa dicabut, gimana nasib aplikasi kecil yang aturannya abu-abu?

Sebaliknya, X juga nggak pernah lepas dari kritik moderasi dan kebijakan yang berubah-ubah. Tapi sampai sekarang, X tetap nyaman duduk di App Store. Ini yang bikin banyak orang mempertanyakan apakah penegakan aturan Apple bener-bener seragam, atau ada pertimbangan lain di baliknya.

Kejadian ini nunjukin kalau kebijakan platform nggak pernah netral. Satu aplikasi bisa hilang dalam sejam, dan alasan resminya kadang cuma puncak gunung es. Buat lo yang hidupnya bergantung ke aplikasi kayak Telegram, pelajaran paling simpel cuma satu, jangan taruh semua telur di satu keranjang.

Sumber: Why does Apple keep banning Telegram, but never X?