Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 15 September 2026 · ~270 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Microsoft Rilis Update Darurat Windows 11 Setelah Patch Terbesar Bikin Masalah

Microsoft nambal hampir 1.000 celah dalam satu Patch Tuesday terbesar sepanjang sejarah, dan sesuatu pasti jebol. Bener aja, sejumlah fitur malah rusak, bikin mereka rilis update darurat.

Namanya juga update terbesar. September ini Microsoft nambal hampir 1.000 celah sekaligus, rekor sepanjang sejarah Patch Tuesday mereka. Kelihatannya rapi di atas kertas, tapi kenyataan di lapangan nggak seindah itu.

Sejumlah bug muncul dan bikin repot bisnis, developer, sampai gamer. Microsoft pun nggak punya pilihan selain rilis update darurat di luar jadwal, atau yang biasa disebut out-of-band update.

Apa yang rusak

Bug ini nyerang beberapa area sekaligus. File sharing di virtual machine Linux yang jalan di atas Hyper-V kena. Sesi Remote Desktop Services juga bermasalah. Bahkan sebagian perangkat audio USB ikut terdampak.

Buat tim IT yang ngandelin Windows buat kerjaan sehari-hari, ini bukan gangguan kecil. File sharing dan Remote Desktop itu tulang punggung operasional kantor. Begitu dua hal ini bermasalah, produktivitas ikut tersandera.

Update darurat buat siapa

Microsoft akhirnya rilis perbaikan out-of-band ke berbagai versi Windows 11, termasuk 26H1, 25H2, dan 24H2. Windows Server juga kebagian update serupa. Update ini datang di luar siklus bulanan yang biasa.

Artinya kalau lo atau tim lo ngerasain masalah usai patch September, cek dan pasang update ini secepatnya. Jangan nunggu patch bulan depan, karena ini udah ngeganggu fungsi inti.

Patch terbesar belum tentu jadi patch terbaik kalau bikin masalah baru. Buat sekarang, fokus dulu pastiin mesin lo udah dapet update darurat ini, baru pikirin strategi jangka panjangnya. Patching itu soal disiplin, bukan soal cepat-cepatan.

Sumber: Microsoft issues emergency Windows 11 update to fix its record-breaking patch