Dipublikasikan: 5 Oktober 2026 · ~229 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Siemens Tutup OpenRadioss, Rocky Linux Bangun Fork-nya
Siemens tutup akses OpenRadioss sampai hapus repo GitHub-nya. Rocky Linux lalu bangun fork open-source, dan ini pelajaran soal risiko proyek yang dikontrol satu vendor.
Pernah denger software yang udah open source tiba-tiba ditutup aksesnya? Itu yang barusan terjadi ke OpenRadioss, solver finite element yang dulu dibuka Altair Engineering. Setelah Siemens mengakuisisi Altair, repo GitHub-nya dihapus. Rocky Linux nggak diam aja.
Apa yang berubah
OpenRadioss dulu dibuka Altair pada 2022 di bawah lisensi GNU AGPL. Software ini dipakai buat analisis crash, blast, dan simulasi teknik lainnya. Siemens lalu mengakuisisi Altair tahun lalu, dan nggak lama setelah itu akses ke proyeknya ditutup.
Yang bikin sebel, Siemens bukan cuma nghentiin proyeknya. Repo GitHub yang jadi rumah kode itu dimatikan, termasuk resource lain yang udah dibangun komunitas di sekitarnya.
Rocky Linux ambil estafet
Rocky Linux resmi ngumumin fork open-source dari OpenRadioss. Langkah ini penting, karena tanpa itu proyek dengan basis pengguna industri bisa hilang gitu aja. Fork jadi cara komunitas ngejaga kode yang udah dijanjiin terbuka.
Alasan Siemens katanya buat konsolidasi. Masuk akal dari sisi bisnis, tapi tetap nunjukin risiko nyata dari model open source yang dikontrol satu korporasi.
Open source selalu soal siapa yang mau lanjutin pas pemilik aslinya mundur. Rocky Linux jawab duluan, dan tinggal dibuktiin apakah fork ini bisa jalan sepanjang proyek aslinya.
Sumber: After Siemens Re-Licenses OpenRadioss, Rocky Linux Announces Open-Source Fork