Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 12 September 2026 · ~277 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

AI Mulai Gerus Peluang Kerja Lulusan Computer Science, Sinyal Penting Buat Dev Indonesia

Data terbaru dari Inggris nunjukin coding dan software development jadi salah satu pekerjaan paling cepat turun buat lulusan baru. Ada kaitannya sama AI.

Selama bertahun-tahun, jurusan computer science jadi salah satu pilihan paling aman buat cari kerja bergaji gede. Tapi data terbaru dari Inggris nunjukin gambarannya mulai berubah.

Dan perubahan itu kayaknya gak bisa dilepas dari peran AI yang makin gampang ngerjain hal-hal yang dulu dikerjain lulusan baru.

Apa yang datanya bilang

Data buat penyusunan Guardian University Guide 2027 nunjukin kalau coding dan software development jadi salah satu pekerjaan yang paling cepat turun buat lulusan baru tahun lalu. Bukan cuma itu, permintaan buat peran bergaji tinggi di bidang keuangan kayak ekonom dan konsultan manajemen juga ikut melemah.

Yang bikin tanda tanya, jurusan ekonomi juga kena imbas. Artinya, pola yang sama lagi muncul di dua bidang yang selama ini dianggap paling aman dan paling diburu.

Kenapa AI jadi tersangka utama

Bagian pekerjaan entry level emang paling gampang kena. Tugas kayak nulis kode dasar, bikin laporan, atau ngerapihin data sekarang bisa dibantu atau bahkan diselesaiin sama AI. Perusahaan jadi mikir dua kali sebelum rekrut banyak orang buat kerjaan yang bisa diotomasi.

Efeknya bukan berarti lulusan gak dibutuhin lagi. Tapi standar yang diminta naik. Yang bisa bikin beda sekarang bukan cuma bisa nulis sintaks, tapi paham sistem, bisa ngatur AI, dan ngerti konteks bisnisnya.

Intinya, ijazah dan gelar tetap penting, tapi bukan lagi jaminan otomatis. Yang bakal bertahan adalah orang yang bisa kerja bareng AI, bukan yang bersaing sama AI di hal yang sama.

Sumber: AI may be denting computer science graduates' job prospects, UK data shows