Dipublikasikan: 21 September 2026 · ~228 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Bos Nvidia Bilang Peluang AI Musnahin Dunia Tahun 2030 Nol Persen
Jensen Huang bantah narasi kiamat AI. Buat dia, klaim AI bakal musnahin manusia dalam beberapa tahun itu lebay dan nggak bertanggung jawab.
Debat soal AI bakal musnahin manusia terus aja panas. Kali ini yang buka suara bukan peneliti, tapi Jensen Huang, bos Nvidia.
Dia nggak setuju sama narasi kiamat AI. Buat dia, peluang AI bikin umat manusia punah sampai 2030 itu nol persen.
Apa yang dia bilang
Huang nyebut klaim soal AI jadi superhuman lalu bunuh semua manusia dalam beberapa tahun sebagai doomsday narrative. Dia menilai narasi kayak gini nggak bertanggung jawab.
Komentar itu nyasar ke Jacob Coxon, mantan peneliti Anthropic, yang nyebarin kekhawatiran itu di media sosial. Huang secara terbuka nolak pandangan tersebut.
Kenapa ini relevan
Nvidia bukan pemain kecil. Perusahaannya jadi tulang punggung chip yang ngejalanin hampir semua model AI besar. Jadi pendirian Huang soal masa depan AI punya bobot, sekaligus ada konflik kepentingan.
Makin banyak orang ragu soal AI, makin besar risiko regulasi. Buat Nvidia, narasi kiamat itu ancaman bisnis. Jadi wajar kalau dia kepengin meredamnya.
Pendirian Huang wajar, tapi tetap harus dibaca kritis. Dia bukan ramalan, dia pihak berkepentingan. Buat kita, cara paling sehat adalah fokus ke risiko nyata yang bisa diukur sambil tetap waspada sama arah teknologi ini.
Sumber: Nvidia boss says there is '0% chance' AI destroys the world by 2030