Dipublikasikan: 1 Oktober 2026 · ~187 kata · ~1 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Data 2,8 Juta Personel Militer AS Bocor Berbulan-bulan
Data jutaan personel militer Amerika Serikat bocor selama berbulan-bulan lewat celah di file sharing. Rekamannya nggak terenkripsi.
Ada breach yang lumayan serem di dunia cybersecurity. Data jutaan personel militer Amerika Serikat bocor selama berbulan-bulan sebelum akhirnya ketahuan.
Seberapa parah
Serangan ini kena Defense Manpower Data Center, unit yang nyimpen catatan personel militer AS. Sekitar 2,8 juta orang, yang masih aktif maupun sudah pensiun, kena imbasnya. Tambah lagi catatan hampir 300 ribu orang yang sudah meninggal. Data yang bocor termasuk nomor Social Security, tanggal lahir, informasi demografis, sampai detail riwayat dinas militer.
Bagaimana mereka masuk
Pelaku disebut memanfaatkan celah di sebuah file sharing service antara Oktober 2025 dan Juli 2026. Rekaman yang diakses nggak terenkripsi. Jadi begitu celahnya kebuka, data penting tinggal diambil tanpa banyak hambatan. Rentang waktunya panjang banget, hampir sembilan bulan, dan baru ketahuan belakangan.
Breach sebesar ini ngingetin kita kalau perimeter yang rapi nggak ada artinya kalau data diam-diam dibiarin terbuka. Yang dibutuhin bukan tools baru, tapi disiplin sama hal-hal dasar yang sering ditunda.
Sumber: Hackers Stole Millions of US Military Personnel Records During Months-Long Data Breach