Dipublikasikan: 7 Oktober 2026 · ~242 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
HubSpot Pangkas 660 Karyawan, Sinyal Tekanan ke Bisnis SaaS di Era AI
HubSpot memangkas sekitar 660 karyawan atau 7 persen dari total tenaga kerjanya. CEO bilang ini bukan karena efisiensi AI, tapi pasar tetap khawatir soal masa depan SaaS.
HubSpot baru aja ngumumin pemangkasan sekitar 660 karyawan, atau kurang lebih 7 persen dari total tenaga kerja mereka. CEO Yamini Rangan nyebut ini bagian dari restrukturisasi jadi organisasi yang lebih flat, dengan lapisan manajemen yang lebih sedikit.
Bukan soal AI, tapi tetap soal AI
Rangan bilang keputusan ini nggak didorong efisiensi AI. Tapi dia juga ngaku AI tetap jadi inti strategi HubSpot sekarang. Jadi pesannya agak ambigu. Di satu sisi perusahaan nolak narasi robot gantiin manusia, tapi di saat yang sama seluruh organisasi mereka diatur ulang di sekitar hasil yang digerakkan AI.
Apa yang bikin investor panik
Ada ketakutan yang udah lama beredar di pasar, namanya SaaSpocalypse. Intinya, investor mulai nanya apakah AI bakal ngurangin kebutuhan bisnis buat bayar software seperti punya HubSpot. Saham HubSpot turun lebih dari 43 persen sepanjang tahun ini, dan mereka sempat dicabut dari FTSE All-World Index bulan lalu.
Jadi tekanannya bukan cuma soal satu pengumuman PHK. Ini soal cara pasar memandang masa depan bisnis software yang dibangun di atas langganan.
PHK HubSpot bukan cerita tunggal. Ini bagian dari pergeseran besar gimana AI ngerubah cara bisnis beli dan pakai software. Buat yang bisa adaptasi, ini peluang. Buat yang nyantai, ini alarm.