Dipublikasikan: 17 Juni 2026 · 1 menit baca

Microsoft dan OpenAI Resmi Pisah Jalan

Microsoft dan OpenAI resmi renegotiate kontrak. Di Build 2026, Microsoft nunjukin ambisi jadi salah satu top 4 AI lab di dunia lewat model dan produk sendiri.

Microsoft dan OpenAI tadinya kayak pasangan yang gak bisa dipisahkan. Microsoft invest miliaran, OpenAI kasih model AI terbaik di dunia. Tapi hubungan itu perlahan berubah.

Pisah secara resmi

Di akhir April 2026, Microsoft dan OpenAI resmi renegotiate kontrak mereka. Secara efektif, mereka sudah berpisah. Microsoft masih jadi cloud partner utama OpenAI, tapi itu aja. Mereka gak lagi exclusive.

Dan Build 2026 jadi panggung pertama Microsoft nunjukin identitas baru mereka di dunia AI.

Microsoft mau jadi top 4 AI lab

Mustafa Suleyman, kepala divisi AI Microsoft, bilang dengan terang-terangan. Target mereka adalah jadi salah satu dari empat laboratorium AI terbesar di dunia. Tiga yang ada sekarang adalah Google DeepMind, OpenAI, dan Anthropic. Microsoft belum masuk di situ.

Tapi Suleyman bilang itu tujuan dia datang ke Microsoft. Mau bikin model frontier sendiri, fully multimodal, dari nol. Bukan hanya mengandalkan orang lain.

Apa yang diumumin di Build

Di konferensi Build, Microsoft umumin banyak hal sekaligus. Model reasoning sendiri bernama MAI-Thinking-1 dengan 35 miliar active parameters. Model image, transkripsi, dan coding juga diumumin.

Mereka juga umumin super app Copilot yang integrate banyak AI assistant dalam satu tempat. Serta fitur Autopilots, AI agent yang bisa ngerjain tugas-tugas operational secara otomatis.

Ada juga tool keamanan bernama Microsoft Execution Containers buat bikin AI agent lebih aman saat dijalankan di device user.

Artinya apa buat developer

Kalau lo selama ini bergantung sama OpenAI lewat Azure, sekarang ada alternatif dari Microsoft sendiri. Model MAI-Thinking-1 udah tersedia dan Microsoft bilang hasilnya setara model-model terdepan.

Persaingan di dunia AI makin ketat. Dan yang menarik, bukan cuma startup yang berlomba. Perusahaan raksasa kayak Microsoft juga masuk arena, bawa ambisi besar dan sumber daya yang gak kalah.


Sumber asli: Microsoft and OpenAI broke up — now they're ready to fight - The Verge