Dipublikasikan: 17 Juni 2026 · 1 menit baca
Windows 11 Makin Mirip Linux buat Developer
Microsoft serius bikin Windows 11 jadi platform dev yang kompetitif. Coreutils dari Rust, WSL Containers, dan Intelligent Terminal yang experimental.
Microsoft baru aja umumin beberapa perubahan besar buat Windows 11 di konferensi Build 2026. Yang paling menarik, mereka makin serius ngegabungin Linux ke dalam Windows.
Coreutils buat Windows
Microsoft bikin Coreutils for Windows pakai project uutils. Intinya, ini adalah reimplementasi GNU coreutils pakai Rust yang bisa jalan natif di Windows.
Jadi kalau lo terbiasa pakai command line di Linux atau macOS, sekarang command yang sama bisa lo pakai langsung di Windows. Tanpa WSL, tanpa workaround. Perintah seperti ls, cat, cp, dan lainnya jalan natif.
Project-nya open source di GitHub. Dan ini menarik karena Microsoft makin serius bikin Windows jadi platform development yang serius, bukan cuma buat gaming dan office.
WSL Containers
Selain Coreutils, Microsoft juga umumin WSL Containers. Fitur ini memungkinkan lo bikin, jalanin, dan interact sama Linux container langsung dari Windows. Tanpa harus install Docker Desktop atau VM terpisah.
Yang bikin menarik, Microsoft juga bikin API buat fitur ini. Jadi developer bisa integrate Linux container ke dalam native Windows apps. Public preview bakal datang dalam beberapa bulan ke depan.
Intelligent Terminal yang experimental
Ada satu lagi yang cukup futuristic. Microsoft umumin Intelligent Terminal, versi eksperimental dari Windows Terminal yang bisa kasih context ke AI agent pakai ACP (Agent Communication Protocol).
Intinya, lo bisa stay di terminal buat query, debug, atau selesain task, dan AI agent-nya tau konteks apa yang lo kerjain. Belum jelas kapan ini bakal stabil, tapi arahnya cukup menarik.
Kalau lo developer yang selama ini pakai Windows tapi ngiri sama command line experience di Linux, ini saatnya buat cek lagi. Windows 11 makin serius.
Sumber asli: Microsoft's new developer-optimized Windows embraces Linux even more - The Verge