Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 7 Agustus 2026 · ~263 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Proyek Data Center Google $15 Miliar di India Kena Perlawanan Warga

Google garap investasi data center terbesarnya di India senilai $15 miliar. Tapi warga dan aktivis protes karena isu air bersih dan kawasan satwa liar.

Google lagi garap proyek data center terbesarnya di India, total investasinya nyampe $15 miliar. Lokasinya di Visakhapatnam, Andhra Pradesh. Tapi proyek segede ini nggak berjalan mulus.

Warga dan aktivis protes, bahkan ada gugatan hukum yang jalan, karena khawatir data center ini bakal bikin krisis air makin parah dan ganggu satwa liar di sekitar Kambalakonda sanctuary.

Kenapa ramai

Masalah utamanya ada dua. Pertama soal air, karena data center butuh banyak air buat sistem pendingin. Kedua soal lokasi, karena proyek ini dekat dengan kawasan suaka yang jadi rumah buat macan tutul dan trenggiling.

Pemerintah Andhra Pradesh, yang dipimpin sekutu dekat PM Modi, justru ngecap proyek ini historis dan transformasional. Tapi banyak pihak ngerasa proyek ini dipaksakan tanpa ngitung dampak lingkungan secara serius.

Respons Google

Google bilang kampus ini bakal pakai advanced air cooling dan tetap patuh sama hukum India. Pemerintah daerah juga ngebantah kalau pasokan air buat warga bakal diutak-atik.

Tapi kekhawatiran itu nggak hilang gitu aja. Ada beberapa gugatan hukum yang masih bergulir, dan kasus ini bisa jadi ujian awal buat investasi terbesar Google di India sejauh ini.

Data center emang tulang punggung ekonomi digital, tapi pembangunannya harus seimbang sama kepentingan warga dan lingkungan. Kasus Google di India nunjukin kalau perusahaan sebesar apa pun tetep harus dengerin suara lokal kalau nggak mau proyeknya nyangkut di tengah jalan.

Sumber: Google's $15 Billion India Data Center Project Battles Water, Wildlife Concerns